Dikritik Mandul di Juventus, Ini Pembelaan Dusan Vlahovic

"Pernah jadi fenomena, tapi loyo saat pindah. Apa yang sebenarnya terjadi?"

Analisis | 29 July 2022, 01:34
Dikritik Mandul di Juventus, Ini Pembelaan Dusan Vlahovic

Libero.id - Ketika bermain untuk Fiorentina, Dusan Vlahovic sempat menjadi properti panas transfer window yang diperebutkan banyak klub papan atas Eropa. Kemudian, dia memilih Juventus. Hasilnya, bisa-biasa saja.

Striker berkebangsaan Serbia bergabung dengan Juventus dari Fiorentina pada transfer window Januari 2022. Semua pendukung La Vecchia Signora senang lantaran statistik bagus Dusan Vlahovic di Firenze. Sebaliknya, pendukung La Viola marah dengan keputusan klub.

Selama membela Fiorentina, Dusan Vlahovic memproduksi 49 gol dari 108 pertandingan semua ajang. Khusus Serie A, 44 gol dari 98 duel.

Namun, semua berubah sejak datang ke Turin. Penyerang berusia 22 tahun itu belum memenuhi harapan pendukung Juventus. Dusan Vlahovic sering mendapat kritik. Dia disebut mandul, meski mencetak 7 gol dari 15 laga Serie A atau nyaris satu gol setiap dua pertandingan.

Entah apa alasannya, fans tampaknya berharap lebih. Sebab, Juventus harus morogoh kocek hingga 80 juta euro (Rp1,2 triliun) untuk mendatangkan Dusan Vlahovic dari Stadio Artemio Franchi, Firenze.

Kini, jelang musim baru, Dusan Vlahovic merefleksikan kembali visinya datang ke Juventus. Dia berharap bisa mencetak 30 gol untuk membuktikan kehebatannya kepada para pendukung Juventus. "Dalam 10-12 tahun, pencetak gol terbanyak tidak pernah memenangkan Scudetto. Tapi, selalu ada yang pertama, bukan?" kata Dusan Vlahovic, dilansir Football Italia.

"Gol tim lebih utama dibanding gol pribadi. Lebih penting Juventus menang. Tapi, jika saya mencetak 30 gol dan kami menjadi juara Italia, itu tidak masalah bagi saya," tambah Dusan Vlahovic.

Dusan Vlahovic menyebut, keputusan membela Juventus didasarkan pada pemikiran yang sangat matang. Jadi, dia tidak pernah menyesal, meski harus dimusuhi suporter Fiorentina.

"Itu bukan pilihan yang sulit karena Juventus adalah klub yang luar biasa. Ini sangat dekat dengan cara saya bekerja dan berjuang. Tidak pernah menyerah sampai akhir. Bahkan, ketika tampaknya semuanya hilang. Itu adalah filosofi saya dan klub ini," ungkap Dusan Vlahovic.

"Kita semua tahu apa yang diwakili Juventus di Italia. Bagi saya, merupakan suatu kesenangan dan kehormatan untuk mempertahankan warna-warna ini," tambah Dusan Vlahovic.

Pemain berusia 22 tahun itu juga berbicara tentang para pemain Juventus yang akan bermain bersama di musim 2022/2023. Mulai dari Paul Pogba hingga Angel di Maria, Dusan Vlahovic merasa optimistis.

"Paul suka memberi nama panggilan kepada orang-orang. Dan, tidak masalah bagi saya jika dia menyukainya. Saya hanya mengenalnya dari TV. Tapi, dia memiliki dampak besar pada tim. Dia adalah juara dunia yang telah memenangkan banyak hak di Juventus. Dia juga menang Liga Europa bersama Manchester United. Senang dia ada bersama kami," ungkap Dusan Vlahovic.

Vlahovic juga tidak sabar bermain bersama Angel di Maria. Dia menyebut winger Argentina itu sebagai salah satu talenta luar biasa di sepakbola. 

"Ketika saya mendengar dia akan datang, saya langsung berpikir tentang berapa banyak gol dan assist yang akan kami hasilkan bersama. Saya juga ingin dia mencetak gol," ujar Dusan Vlahovic.

"Angel di Maria telah bermain untuk waktu yang lama di level yang sangat tinggi. Dia salah satu pemain sayap terkuat dalam 20 tahun terakhir dan telah melakukannya dengan sangat baik ke mana pun dia pergi. Bermain dengan mereka adalah tujuan saya ketika saya masih kecil," kata Dusan Vlahovic.

"Dengan Angel di Maria kami harus mengenal satu sama lain dan sedikit memahami satu sama lain. Tapi, saya yakin itu tidak akan sulit baginya. Dia telah bermain dengan striker hebat. Sayalah yang harus bertanya kepadanya bagaimana saya harus bergerak sehingga dia dapat menemukan saya," tambah Dusan Vlahovic. 

Ketika ditanya tentang perbandinga Dusan Vlahovic dengan Robert Lewandowski, dia memberi respons santai.

"Dia (Robert lewandowski) telah mencetak banyak gol. Saya tidak suka membandingkan diri saya dengan siapa pun. Saya baru di awal. Saya hanya bisa bekerja dengan harapan saya bisa menjangkau mereka. Target saya mencetak banyak gol. Soal perbandingan, saya menyerahkan kepada orang lain," kata Dusan Vlahovic.

Bagaimana terkait kritik yang menyebut Dusan Vlahovic mandu? "Saya benar-benar membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Tapi, saya bisa melakukannya dengan lebih baik. Saya tidak puas karena kami kalah di final. 

“Kami lolos ke Liga Champions. Tapi, saya bisa dan seharusnya melakukan lebih banyak. Jadi, kami bekerja keras untuk musim depan. Saya masih muda dan saya bisa berkembang dalam segala hal. Di usia 35 tahun, anda bisa tumbuh. Apalagi di usia 22," ujar Dusan Vlahovic.

"Saya tidak suka membuat alasan. Jika saya masuk ke lapangan, berarti saya bisa bermain. Saya punya masalah yang sudah lama saya pikul, sejak sebelum saya datang ke Juventus. Pada akhir musim saya ingin pulih sebaik mungkin. Saya harus mengatakan tidak kepada tim nasional meski saya sangat kecewa," tambah Dusan Vlahovic. 

"Musim panas ini saya hanya mendedikasikan diri untuk menjadi lebih baik. Saya melakukan perjalanan untuk siap 100%. Sekarang saya merasa baik dan saya akan segera berada di puncak," pungkas Dusan Vlahovic. 

(atmaja wijaya/anda)

Baca Berita yang lain di Google News




Hasil Pertandingan Juventus


  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Opini

(500 Karakter Tersisa)

Analisis

Artikel Pilihan




Daun Media Network