Selamat Ulang Tahun!

Bagaimana Kariernya? 7 Pemain Arsenal yang Dibuang Arteta

"Nomor 7 masih menjadi tanda tanya di Barcelona."

Analisis | 04 February 2022, 13:54
Bagaimana Kariernya? 7 Pemain Arsenal yang Dibuang Arteta

Libero.id - Sudah berkali-kali sepanjang masa jabatannya sebagai pelatih Arsenal, Mikel Arteta tampaknya berada di ambang pemecatan.

Sering kali hal itu mengakibatkan gesekan di balik pintu, atau kadang-kadang di depan umum, antara pelatih berpaspor Spanyol itu dengan para pemainnya.

Arteta harus membuat keputusan sulit untuk memangkas pengeluaran gaji pemainnya yang sempat membengkak dan bisa dibilang dibayar lebih, tetapi itu tidak selalu berjalan dengan baik di ruang ganti.

Masalah disiplin telah menjadi tema umum, di mana pemain Arsenal telah mendapatkan hukuman walau mereka memiliki sesuatu untuk dikatakan tentang pelatih Spanyol itu sebagai balasannya.
Jadi, inilah tujuh pemain yang berselisih dengan Mikel Arteta, dan apa yang terjadi selanjutnya.

#1 Mesut Oezil

Semakin lama Arteta bertahan di Arsenal, semakin sedikit alasan atas keputusannya membekukan Mesut Oezil. Tetapi, setidaknya untuk tahun pertama itu menjadi aspek yang menentukan waktunya di ruang istirahat.

Dipuja oleh para penggemar, Oezil selama bertahun-tahun menjadi talenta kelas dunia yang tak terbantahkan. Tetapi, ketika penampilannya menurun, begitu pula Arsenal. Arteta jelas merasa dia harus memajukan klub.

7 Foto Sira Martinez, Atlet Berkuda Kekasih Ferran Torres

7 Foto Sira Martinez, Atlet Berkuda Kekasih Ferran Torres

“Saya mencoba yang terbaik, saya mencoba memberinya kesempatan sebanyak yang saya bisa. Saya sudah bersabar, memberinya kesempatan dan bersikap adil,” kata Arteta tentang Oezil.

Selalu ada pertanyaan tentang bagaimana pemenang Piala Dunia itu bisa cocok dengan pengaturan taktis Arteta. Dan, seiring berjalannya waktu, ketegangan antara sang playmaker dan pelatihnya tampaknya makin memburuk.

"Orang-orang telah berusaha selama dua tahun untuk menghancurkan saya, membuat saya tidak bahagia, mendorong agenda yang mereka harapkan akan membuat para pendukung menentang saya dan melukiskan gambaran yang tidak benar," kata Oezil ketika dia dilaporkan menolak untuk melakukan pemotongan gaji.

“Mungkin keputusan itu memengaruhi peluang saya di lapangan, saya tidak tahu.”

Akhirnya, Oezil diizinkan hengkang ke Fernabache pada Januari 2021 dengan status bebas transfer. Setelah The Gunners kalah 5-0 dari Manchester City di awal musim, Oezil dengan sinis mentweet. "Percaya proses."

#2 Nicholas Pepe

Pepe masih di Arsenal, tetapi dia belum memiliki momen yang mudah di London Utara sejak kepindahannya senilai 72 juta pounds (Rp 1,4 triliun) dari Lille.

Setelah penampilan yang tidak konsisten, kartu merah saat melawan Leeds menyebabkan Arsenal mendapatkan performa buruk dari pemain Pantai Gading itu.

“Ini sangat jelas, itu tidak bisa diterima. Itu tidak dapat diterima,” kata Arteta setelah pertandingan.

Sejak saat itu, Pepe semakin jarang tampil di tim inti. Dia lebih sering diturunkan dari bangku cadangan. Dia hanya tampil sembilan kali di liga musim ini, hampir semuanya dari bangku cadangan.

Pemain Pantai Gading itu tetap di Arsenal untuk saat ini, tetapi sulit untuk membayangkan dia akan pernah mendapatkan tempat di tim utama lagi saat Arteta berkuasa.

#3 Matteo Guendouzi

Guendouzi berubah dari starter reguler menjadi pemain cadangan dalam waktu yang sangat singkat setelah penunjukan Arteta pada Desember 2019.

Setelah pemain Prancis itu mencekik leher Neil Maupay saat pertandingan, Arteta sudah merasa cukup dan memerintahkan sang pemain untuk berlatih secara terpisah dari pemain lainnya.

Ketika ditanya mengapa Guendouzi tampil lebih sedikit, Arteta menjawab dengan jelas. “Alasannya adalah pemain yang menurut saya berlatih lebih baik, berperilaku lebih baik, mendapatkan kesempatan bermain di lapangan seperti apa yang kami inginkan."

Guendouzi dipinjamkan ke Hertha Berlin pada musim 2020/2021 dan sekarang memasuki tahun terakhir kontraknya di Arsenal dan sedang dipinjamkan ke Marseille.

#4 Ainsley Maitland-Niles

Yang ini jauh lebih sedikit perselisihan dan merupakan perselisihan sepakbola yang bersahabat.
Maitland-Niles mendapatkan beberapa menit di bawah Arteta musim ini, dan bahkan lebih sedikit di lini tengah yang merupakan posisi pilihannya.

Pemuda Inggris itu frustrasi dan meminta Arteta untuk membiarkannya pergi dengan status pinjaman di musim panas, bahkan melalui media sosial untuk meminta pergi.

“Ainsley datang kepada saya dan menjelaskan alasan mengapa dia berpikir bahwa hal terbaik baginya dalam kariernya saat ini adalah pindah,” kata Arteta.

“Kami sudah melakukan percakapan ini di musim panas dan kami memutuskan untuk mempertahankannya di klub dan mempertimbangkannya pada Desember, tetapi dengan jumlah menit yang dia mainkan, dia berhak atas kesempatan itu.”

Jadi, ketika Roma datang memanggil, Arteta dengan enggan harus melepaskan Maitland-Niles.

#5 William Saliba

Saliba bergabung dengan Arsenal pada 2019 sebagai salah satu bek tengah yang paling diperhitungkan di Prancis, tetapi dia belum memainkan satu pertandingan pun untuk The Gunners.

“Sebelum pergi ke Arsenal, saya berkata pada diri sendiri bahwa saya akan bermain, saya yakin saya akan bermain,” kata Salba sejak saat itu.

“Saya bertanya-tanya dengan siapa saya akan bermain. Saya kemudian tiba, saya tidak memainkan permainan apa pun, saya bermain dengan U-23.”

Arteta tidak terkesan dengan apa yang dilihatnya ketika pemain Prancis itu bergabung pada 2020 setelah dipinjamkan kembali ke Saint Etienne pada tahun sebelumnya, membuatnya tetap di tim muda sebelum membiarkannya pergi ke Nice dengan status pinjaman.

“Pelatih menilai saya setelah dua setengah pertandingan,” kata Saliba tentang Arteta.

“Saya lebih suka dia membiarkan saya bermain lagi, sehingga saya bisa mendapatkan ritme saya, tetapi dia mengatakan kepada saya bahwa saya belum siap. Saya berharap dia akan memberi saya kesempatan,” tuturnya.

Saliba akhirnya dipinjamkan lagi musim ini ke Marseille.

#6 Willian

Ashley Cole pergi ke hal-hal yang lebih besar dan lebih baik, Giroud pergi dan memenangkan dua penghargaan Eropa dengan The Blues, sementara The Gunners telah merasakan jasa David Luiz dan Willian.

Tetapi, hal-hal tidak berhasil untuk Willian di Arsenal. Arteta, yang telah melakukan semua yang dia bisa untuk membawa pemain Brasil itu ke Emirates, dengan cepat berhenti melihat pemain Brasil itu dalam rencana tim utamanya.

“Dia mengakhiri kontraknya dan dia melakukannya dengan sukarela,” kata agen Willian sejak saat itu.
“Saya berbicara dengan Arsenal. Saya mengadakan pertemuan dengan Arteta dan (direktur teknis) Edu. Mereka menjelaskan ini bahwa Willian di Arsenal tidak berjalan dengan baik."

“Saya pikir Willian melakukan hal yang benar, dia pergi untuk proyek dan proyek itu tidak ada."

“Sayangnya, saya harus mengatakan bahwa pemain mana yang pindah ke Arsenal yang tidak menjadi bencana dalam beberapa tahun terakhir?”

#7 Pierre-Emerick Aubameyang

Yang terbaru bermasalah dengan Arteta adalah Aubameyang yang baru saja meninggalkan Arsenal ke Barcelona.

Itu adalah akhir yang menyedihkan dari beberapa tahun yang sangat brilian di London Utara untuk pemain internasional Gabon itu. Arteta membuat keputusan mencopot Aubameyang dari kapten dan mengeluarkannya dari skuad menjadi alasan utama pemain depan itu akhirnya pergi.

“Keputusan yang kami ambil sebagai klub sangat jelas,” kata Arteta ketika ditanya mengapa Aubameyang dikeluarkan dari tim.

“Itu karena kami percaya bahwa dia gagal berkomitmen pada level yang kita semua harapkan dan sepakati. Ini sesederhana itu."

“Anda dapat mendengarkan dan Anda dapat memahami budaya yang berbeda, tetapi komitmen dan semangat itu harus ada. Sayangnya, tidak.”

Apakah Aubameyang dapat membangun kembali kariernya di Catalunya memang belum terlihat. Apakah Barcelona akan dapat mendaftarkannya juga masih menjadi pertanyaan lain.

(diaz alvioriki/yul)




Hasil Pertandingan Arsenal


  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Foto


Opini

(500 Karakter Tersisa)
Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=XA9cKdTvNb4

Artikel Pilihan


Daun Media Network