Momen Domenico Berardi Menangis usai Gagal Penalti

"Oh, ternyata ini penyebab sebenarnya."

Analisis | 31 August 2022, 01:36
Momen Domenico Berardi Menangis usai Gagal Penalti

Libero.id - AC Milan gagal meraih tiga angka saat berkunjung ke markas Sassuolo, Stadio Mapei, Rabu (31/8/2022) dini hari WIB. Kedua tim harus puas bermain imbang tanpa gol dalam lanjutan Serie A tersebut.

Namun, momen paling menyorot perhatian di pertandingan itu adalah tangisan Domenico Berardi. Striker sekaligus wakil kapten Sassuolo itu tampak meringis ketika dibawa keluar lapangan.

Itu adalah pertandingan dramatis bagi pemain berusia 28 tahun tersebut, apalagi satu-satunya kesempatan Sassuolo memenangi pertandingan dari titik penalti gagal dieksekusinya. Ya, Berardi gagal mencetak gol dari kesempatan penalti berkat penampilan ciamik kiper Milan, Mike Maignan, pada menit ke-22.

Setelah itu, Berardi berlari ke gawang kemudian dijatuhkan oleh Theo Hernandez. Selama gerakan itu, Berardi melukai dirinya sendiri, sambil memberi isyarat kepada staf di bangku cadangan bahwa dia mengalami cedera paha.

Dia dibawa ke bangku cadangan, di mana dia duduk sambil menangis tersedu-sedu sebelum dibawa ke ruang ganti untuk perawatan lebih lanjut.

Berardi pantas kecewa di laga tersebut. Dia menghabiskan seluruh kariernya bersama Sassuolo, bahkan baru saja menandatangani kontrak baru hingga Juni 2027.

Aksi Heroik Mike Maignan

Maignan tampil apik setelah menangkis penalti Berardi. Penampilan itu membuat Milan terhindar dari kekalahan dan harus puas membawa pulang satu poin.

Penyelamatan itu membuatnya mendapat sanjungan dari rekan setimnya. “Dia tampil bagus dan memberikan kami kepercayaan, walau kami gagal menyelesaikannya (menjadi kemenangan),” ujar Brahim Diaz.

Terlepas dari aksi itu, Stefano Piolo selaku pelatih I Rossoneri terpaksa merotasi skuad asuhannya menjelang Derby della Madonnina akhir pekan ini. Pioli melakukan itu setelah sejumlah pemain, seperti Ante Rebic dan Divock Origi bergabung dengan Rade Krunic serta Zlatan Ibrahimovic di meja perawatan.

Sementara Simon Kjaer mendapatkan start pertamanya setelah absen sembilan bulan karena cedera ACL. Sayang, Milan gagal meraih hasil maksimal walau merayakan kemenangan Scudetto mereka di sini pada Mei 2022.

Baca Berita yang lain di Google News




  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Opini

(500 Karakter Tersisa)

Analisis

Artikel Pilihan


Daun Media Network