Momen Tendangan Penalti Terburuk dalam Sejarah Chelsea, Karya Conor Gallagher

"Niatnya sih mau gaya penalti ala Panenka, ternyata..."

Analisis | 21 July 2022, 21:10
Momen Tendangan Penalti Terburuk dalam Sejarah Chelsea, Karya Conor Gallagher

Libero.id - Chelsea melanjutkan tur pra-musim mereka dengan melawan klub Major League Soccer (MLS), Charlotte FC. Pertandingan itu berakhir dengan skor 1-1 di waktu normal. Christian Pulisic memberi Chelsea keunggulan lebih dulu pada menit ke-30 di Stadion Venue Bank of America di North Carolina.

Namun, Charlotte FC yang baru dibentuk pada Desember 2019, seakan diberi kesempatan untuk menyamakan kedudukan di detik-detik terakhir pertandingan ketika Trevoh Chalobah dihukum karena memblok tembakan dengan tangannya.
Daniel Rios maju dan dengan tenang mengirim bola melewati Edouard Mendy, dan itu memaksa pertandingan harus diakhiri dengan adu penalti.

Pada kesempatan itu, Mendy juga tidak mampu menghentikan salah satu dari lima penalti Charlotte dalam adu penalti saat klub Amerika itu mengamankan kemenangan berharga dalam sejarah klub mereka.

Kai Havertz, Ben Chilwell, dan Raheem Sterling semuanya mencetak tendangan penalti untuk Chelsea, tetapi ada satu pemain yang gagal. Dan, itu adalah Connor Gallagher.

Bagaimana caranya mengeksekusi bola?

Gallagher mengambil ancang-ancang pendek dan pemain tim nasional Inggris itu tampaknya mencoba gaya Panenka, tetapi melakukannya dengan sangat buruk, sangat salah.

Penjaga gawang Charlotte FC, Pablo Sisniega, berdiri diam di garisnya dan bola hasil sepakan Gallagher bergulir dengan baik ke tangan kiper. Upaya Gallagher hanya membuang bola bergerak lurus dan pelan.

Tim mana lagi yang akan dihadapi Chelsea di pra-musim?

Thomas Tuchel hanya akan senang ini terjadi dalam pertandingan persahabatan pra-musim dan bukan pertandingan kompetitif, meskipun fakta itu terjadi sama sekali mungkin tidak cocok dengan bos Chelsea.

Ini adalah pertandingan yang diharapkan bisa dimenangkan oleh Chelsea dengan nyaman.

The Blues menghadapi Arsenal dalam pertandingan persahabatan pra-musim berikutnya, diikuti dengan pertandingan melawan Udinese di Italia pada 29 Juli 2022.

Tim asuhan Tuchel kemudian memulai musim Liga Premier 2022/2023 dengan perjalanan ke Everton asuhan Frank Lampard pada 6 Agustus 2023.

Gallagher, yang tampil mengesankan selama masa peminjamannya bersama Crystal Palace musim lalu, diperkirakan akan menjadi pemain tim utama di Stamford Bridge musim ini. Tetapi, Gallagher sepertinya harus bangkit setelah penalti memalukan ini.

(mochamad rahmatul haq/yul)

Baca Berita yang lain di Google News




  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Opini

(500 Karakter Tersisa)

Analisis

Artikel Pilihan




Daun Media Network