11 Wonderkids yang Jalani Debut Bersama Jose Mourinho

"Nomor 1 balik lagi ke Juventus sebagai pinjaman."

Analisis | 29 November 2021, 05:19
11 Wonderkids yang Jalani Debut Bersama Jose Mourinho

Libero.id - Jose Mourinho dikenal sebagai pelatih dengan reputasi buruk bagi pemain muda. Tapi, pelatih berpaspor Portugal itu tidak takut memberikan kesempatan kepada seorang remaja menjalani debutnya hingga meraih kemenangan belakangan ini.

The Special One memperkenalkan Felix Afena-Gyan yang berusia 18 tahun ke skuad utama saat Roma menghadapi Genoa. Hasilnya tidak mengecewakan. Pemuda itu langsung menjadi pahlawan dengan mencetak dua gol, membawa kemenangan Roma 2-0.

Mourinho kemudian menunjukkan rasa terima kasihnya dengan memberi Afena-Gyan sepasang Sepatu Balenciaga senilai 670 pounds (Rp 12 juta).

Tapi, itu bukan permata kalinya Mourinho memberikan kesempatan debut bagi pemain muda. Selama bertahun-tahun, Mourinho telah memberikan banyak debut kepada wonderkids. Berikut 11 di antaranya:

1. Alvaro Morata

Ketika bintang Spanyol itu baru berusia 18 tahun, Mourinho memberi Morata beberapa pengalaman yang dibutuhkan di tim utama Real Madrid. Dia dimasukkan pada menit ke-88, masuk menggantikan Angel di Maria melawan Real Zaragoza.

Namun, Morata tidak memperkuat tim utama Los Blancos sampai dua tahun kemudian. Sekarang dia dimiliki oleh Atletico Madrid, dan pemain berusia 29 tahun itu sedang dipinjamkan ke Juventus.

2. Fabinho

Jauh sebelum dia menjadi gelandang tangguh Liverpool, Fabinho asal Brasil sempat mencoba mengharumkan namanya di La Liga. Mourinho memasukkan pemain berusia 19 tahun itu menggantikan Fabio Coentrao dengan hanya 14 menit tersisa untuk bermain melawan Malaga.

Dia membuat kesan dengan cepat, menyiapkan gol Angel di Maria dalam kemenangan 6-2. Sekarang dia baru berusia 28 tahun, dia adalah pemenang Liga Champions bersama The Reds.

 
3. Ruben Loftus-Cheek

Sekarang dia tampil dalam susunan pemain Chelsea di bawah Thomas Tuchel. Namun, Mourinho adalah orang pertama yang percaya dengan Loftus-Cheek pada usia 19 tahun.

Pada menit ke-83 di pertandingan Liga Champions melawan Sporting Lisbon, Loftus-Cheek, 25, diperkenalkan dengan mengorbankan Cesc Fabregas. Tapi, dia hanya membuat delapan penampilan di bawah Mourinho.

Sang ayah bersikeras mantan pelatih The Blues itu menahan perkembangan putranya. Enam tahun kemudian, dia dipinjamkan ke Crystal Palace dan Fulham. Dia bahkan menjadi pemain timnas Inggris.

4. Andreas Christensen

Pemain lain yang diuntungkan Tuchel berkat Mourinho adalah bek tengah Denmark, Christensen, yang kini berusia 25 tahun.

Dia sudah bermain tiga kali di bawah Mourinho, melakukan debutnya dalam kemenangan Piala Liga atas Shrewsbury pada usia 18 tahun. Namun, dia bermain untuk kekalahan 4-2 yang terkenal dari Bradford di Piala FA.

Christensen juga tampil di pertandingan terakhir musim 2014/2015. Dia mengangkat trofi Liga Premier di depan para penggemarnya sendiri.

5. Scott McTominay

Gelandang Skotlandia berusia 24 tahun itu meninggalkan kesan abadi pada Mourinho. Pada 2017, ketika dia berusia 20 tahun, McTominay turun dari bangku cadangan untuk melakukan haluan melawan Arsenal di Stadion Emirates.

Dia kemudian melakukan start pertamanya pada hari terakhir musim 2016/2017 dalam kemenangan 2-0 atas Crystal Palace. Musim berikutnya, Mourinho menyebut McTominay sebagai pemain terbaik saat itu.

6. Nacho Fernandez

Dengan semifinal Liga Champions melawan Barcelona di depan mata, Mourinho memilih untuk mengistirahatkan Marcelo. Mourinho kemudian menjadikan Nacho Fernandez sebagai pilihan pertama.

Saat itu, dia berusia 21 tahun dan belum dicoba dalam pertandingan melawan Valencia.

Dia tampil lagi seminggu kemudian, meskipun Los Blancos kalah 3-2 di kandang Real Zaragoza. Nacho tidak tampil di La Liga selama hampir dua tahun sampai dia menggantikan Alvaro Arbeloa pada tahap akhir. Ironisnya, kembali berjumpa Zaragoza.

Sejak itu, pemain berusia 31 tahun itu telah menjadi legenda Real Madrid - tampil lebih dari 240 kali untuk klub dan memenangkan Liga Champions empat kali.

7. Pablo Sarabia

Sarabia adalah produk akademi muda Real Madrid, La Fabrica. Pada usia 18 tahun, dia melakukan pergantian Cristiano Ronaldo untuk masuk ke lapangan selama pertandingan Liga Champions melawan Auxerre.

Namun, Mourinho jelas tidak diyakinkan oleh Sarabia dan mengirimnya ke Getafe. Pemain sayap Spanyol, yang kini berusia 29 tahun, itu sekarang dimiliki oleh PSG - tetapi bermain di Sportin Lisbon.

8. Denis Cheryshev

Penyerang Rusia yang kini berusia 30 itu dulu adalah bintang tim B Real Madrid.

Tapi, dia harus menunggu hingga 2015 untuk melakukan debutnya bersama klub. Dia bermain 13 menit dalam kekalahan 1-0 dari Granada.

Sebelum itu, dia menikmati masa pinjaman di Villarreal, di mana dia menunjukkan janji yang nyata.

Pada 2016, Kapal Selam Kuning membuat kesepakatan itu permanen. Namun sejak 2019, Cheryshev telah bergabung di Valencia.

9. Diego Llorente

Leeds United telah mendapat untung cukup indah dari seorang debutan Mourinho lainnya. Llorente, pemain berusia 28 tahun, tampil mengesankan di Elland Road, meski perkembangannya terhenti karena cedera sejak tiba pada 2020.

Pada 2013, tepatnya pada usia 20 tahun, Llorente muncul melawan Osasuna di La Liga. Namun, Real Sociedad yang akan membuatnya terkenal ketika dia meninggalkan Bernabeu pada 2017.

10. Dominic Solanke

Sekarang menunjukkan janjinya yang luar biasa di Bournemouth. Dia telah mencetak 16 gol dalam 20 pertandingan musim ini.

Mourinho bersumpah dia akan menyalahkan dirinya sendiri jika pemain berusia 24 tahun itu tidak mendapatkan panggilan ke skuad Inggris.

Menjelang musim 2014/2015, dia menjalani latihan dengan tim utamanya. Mourinho memasukkannya sebagai pemain pengganti saat melawan NK Maribor pada musim itu sebagai pemain berusia 18 tahun yang bersemangat.

Tetapi, peluangnya terbatas di Stamford Bridge. Dia kemudian pindah ke Liverpool ketika kontraknya berakhir pada 2017.

 
11. Japhet Tanganga

Secara teknis, Mauricio Pochettino yang membuat Tanganga kalah dalam pertandingan Piala Liga. Tapi, Mourinho memberi bek itu penampilan Liga Premier pertamanya.

Mourinho senang dengan pertunjukannya. "Anak itu punya alasan untuk sangat senang dengan levelnya, bukan dengan hasil yang jelas. Tetapi, dengan pertandingan pertamanya di Liga Premier, itu tidak bisa menjadi hal lebih besar. Dia melakukannya dengan luar biasa," kata Mourinho.

Kini, pemain berusia 22 tahun itu telah tampil secara reguler untuk Spurs di bawah asuhan Nuno Espirito Santo dan Antonio Conte.

(atmaja wijaya/yul)

Baca Berita yang lain di Google News




  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Opini

(500 Karakter Tersisa)

Artikel Pilihan


Daun Media Network