21 Pemain Gagal di Chelsea ini Menghasilkan Rp 2,7 Triliun Saat Dijual

"Manajemen The Blues sering dianggap hanya menghambur-hamburkan uang untuk pesepakbola-pesepakbola berharga mahal."

Feature | 06 September 2020, 10:25
21 Pemain Gagal di Chelsea ini Menghasilkan Rp 2,7 Triliun Saat Dijual

Libero.id - Kebijakan transfer Chelsea sering memunculkan kritik pedas dari banyak orang. Manajemen The Blues sering dianggap hanya menghambur-hamburkan uang untuk pesepakbola-pesepakbola berharga mahal.

Namun, tidak selalu apa yang dikerjakan para penguasa Stamford Bridge kurang memiliki manfaat. Mereka ternyata juga sangat pandai menjual pemain yang tidak terpakai. Pemain-pemain cadangan dan yang berstatus "gagal" masih mampu menghadirkan uang yang cukup besar.

Dalam 3 musim terakhir, ada sekitar 20 pemain berketegori seperti itu. Dalam barisan ini tidak termasuk Eden Hazard dan Thibaut Courtois. Pasalnya, mayoritas nama adalah pemain muda yang gagal bersaing di skuad utama. Ada pula sejumlah pemain senior yang tidak sanggup beradaptasi.

Berikut ini adalah nama 21 pemain tersebut:

1. Mukhtar Ali (500.000 pounds)

Libero.id

Mukhtar Ali

Didatangkan dari Leyton Orient saat bocah, Ali menghabiskan 9 tahun di Akademi Chelsea. Untuk mematangkan pemain Inggris keturunan Arab Saudi itu, The Blues meminjamkannya ke Vitesse Arnhem. Lalu, klub Eredivisie tersebut sepakat melakukan transfer 500.000 pounds. Tapi, Ali tidak tampil terlalu bagus sehingga harus hengkang ke klub lokal Saudi, Al-Nassr.

2. Nathaniel Chalobah (5 juta pounds)

Chalobah bermain di tim junior Chelsea sebelum akhirnya diberi kesempatan bermain di skuad utama. Sayang, dia tidak mampu beradaptasi sehingga harus menjalani peminjaman ke beberapa klub sebelum akhirnya dibeli Watford dengan 5 juta pounds pada 2017. Sang gelandang memulai kehidupan baru di Vicarage Road dengan ditandai cedera lutut.

3. Nathan Ake (20 juta pounds)

Ake menjadi salah satu penyesalan Chelsea. Dia sebenarnya bersinar selama masa peminjaman di Watford dan Bournemouth sebelum akhirnya dipanggil pulang Antonio Conte pada musim dingin 2017. Tapi, dia hanya bermain 5 kali dan dijual 20 juta pounds ke Bournemouth. Setelah membuktikan diri sebagai mitra bek tengah Virgil van Dijk di timnas Belanda, Ake kini bergabung dengan Manchester City dalam kesepakatan 41 juta pounds.

4. Bertrand Traore (8,8 juta pounds)

Libero.id

Kredit: chelseafc.com

Kedatangan Traore ke London Barat pada akhirnya menyebabkan Chelsea diberi larangan transfer. Kemudian, dia menjadi masalah besar yang harus dihadapi klub setelah hanya membuat 16 penampilan di semua kompetisi dan menghabiskan 3 musim dengan status pinjaman di Ajax Amsterdam dan Vitesse. Akhirnya, Chelsea menjual pemain sayap itu 8,8 juta ke Olympique Lyon pada 2017.

5. Christian Atsu (6,2 juta pounds)

Selama 4 tahun di Chelsea, Atsu dipinjamkan 5 kali dan tidak pernah tampil kompetitif untuk klub. Akhirnya, manajemen mengambil keputusan untuk menjual Atsu ke Newcastle dengan 6,2 juta pounds.

6. Juan Cuadrado (17 juta pounds)

Hampir semua orang di planet ini tahu bahwa Cuadrado tidak akan pernah bertahan di bawah Jose Mourinho. Tapi, itu tidak menghentikan Chelsea mengeluarkan 23,3 juta pounds untuk pemain sayap asal Kolombia tersebut. Prediksi tepat sehingga pada awal musim berikutnya, Cuadrado harus kembali ke Serie A dengan status pinjaman di Juventus sebelum dipermanenkan dengan 17 juta pounds.

7. Dominic Solanke (3 juta pounds)

Libero.id

Kredit: chelseafc.com

Karena usia Solanke, Chelsea berhak mendapatkan kompensasi saat bergabung dengan Liverpool setelah kontraknya di Stamford Bridge berakhir. Biaya harus ditentukan oleh pengadilan, dengan Liverpool menawarkan untuk membayar 3 juta pounds, tapi Chelsea meminta 10 juta pounds. Setelah mencetak 1 gol di Anfield, Liverpool menjual Solanke ke Bournemouth dengan 19 juta pounds.

8. Asmir Begovic (10 juta pounds)

Begovic dijual Chelsea ke Bournemouth 10 juta pounds setelah melewati 2 musim sebagai pemain cadangan. Nilai yang bagus untuk The Blues, meski tidak bagi Bournemouth. Sebab, dia menghabiskan musim dengan status pinjaman di FC Qarabag dan AC Milan.

9. Charlie Colkett (gratis)

Colkett menjadi kapten tim junior Chelsea saat meraih gelar FA Youth Cup dan UEFA Youth League secara berturut-turut sebelum akhirnya dipinjamkan ke Bristol Rovers, Swindon Town, Vitesse, serta Shrewsbury. Saat itu, dia mengatakan peminjaman-peminjaman seperti itu berdampak negatif pada kesehatan mentalnya.

"Sulit untuk mengatakan saya dikecewakan. Tapi, anda menjadi bagian dari sistem dan pada akhirnya menjadi sedikit dari angka," kata Colkett kepada BBC Sport pada April 2019.

"Secara mental, itu adalah salah satu masa tersulit dalam hidup saya. Saya pergi dari satu tempat ke tempat lain dan diberitahu pergi ke sini, pergi ke sana. Ini akan menjadi satu, ini akan menjadi satu-satunya. Anda yakin bahwa itulah proses dan anda mempercayainya. Tapi, Anda tidak selalu mendapatkan kesempatan yang adil atau langkah yang tepat," tambah Colkett.

Pemain berusia 23 tahun itu meninggalkan Stamford Bridge dengan kesepakatan bersama yang saling menguntungkan pada musim dingin 2019. Lalu, dia bergabung dengan klub Swedia, Ostersunds.

10. Jeremie Boga (3,5 juta pounds)

Libero.id

Jeremie Boga

Satu penampilan selama 18 menit untuk Chelsea, tiga masa peminjaman, satu transfer 3,5 juta pounds ke Sassuolo, dan satu klausul pembelian kembali menjadi kesimpulan keberadaan Boga di London Barat.

11. Jonathan Panzo (2,5 juta pounds)

Menjadi anggota Inggris U-17 saat menjuarai Piala Dunia U-17 tidak membuat Panzo bersinar di Chelsea. Gagal bersinar di tim utama, Chelsea menjual Panzo ke AS Monaco 2,5 juta pounds pada 2018.

Masih berusia 19 tahun, bek tengah itu membuat tiga penampilan untuk Monaco sebelum dipinjamkan ke Cercle Brugge di Belgia. Setelah dikaitkan kembali ke Inggris, Panzo malah memilih untuk tetap di Prancis dengan bergabung bersama Dijon dengan kontrak permanen pada musim panas 2020.

12. Kenneth Omeruo (4,5 juta pounds)

Omeruo mendapatkan lebih dari 50 caps untuk Nigeria dan bermain di dua Piala Dunia selama 7 tahun di Chelsea. Sayang, dia menghabiskan seluruh waktunya dengan status pinjaman dan tidak pernah tampil untuk The Blues. Bek itu pindah permanen ke Leganes dengan 4,5 juta pounds pada 2019.

"Sebenarnya saya pantas mendapatkan stabilitas dalam karier saya sebagai pesepakbola. Leganes dan Spanyol memberi saya kontinuitas dan lingkungan yang tepat untuk pertumbuhan karier. Setelah mengalami ketidakstabilan dengan perpindahan pinjaman yang berbeda, sekarang saatnya untuk menetap dengan keluarga muda saya," kata Omeruo kepada BBC Sport.

13. Kasey Palmer (3,5 juta pounds)

Libero.id

Kredit: chelseafc.com

Bosan karena terus dipinjamkan, Palmer meminta Chelsea menjualnya ke Bristol City. Mereka sepakat dengan biaya 3,5 juta pounds. "Stabilitas karier adalah hal yang penting. Jauh lebih baik mengetahui ini adalah rumah saya selama 4 tahun ke depan dibanding 1 tahun dan kemudian kembali ke Chelsea," ucap Palmer di situs resmi Bristol saat itu.

14. Daishawn Redan (gratis)

Pemain internasional Belanda itu menghabiskan 2 tahun di Akademi Chelsea setelah bergabung dari Ajax. Penyerang itu berangkat ke Hertha Berlin di tengah laporan madia Jerman bahwa dia melihat tidak ada peluang untuk menerobos tim utama The Blues. Pemain berusia 19 tahun itu melakukan debut Bundesliga pada Agustus 2019 dengan menggantikan mantan pemain Chelsea lainnya, Salomon Kalou.

15. Tomas Kalas

Bristol City menghabiskan rekor klub 8 juta pounds untuk menandatangani Kalas dari Chelsea. Selama di London Barat, dia hanya bermain 2 kali di Premier League 2013/2014. Setelah itu, Kalas lebih banyak dipinjamkan ke klub lain.

16. Victorien Angban (5 juta pounds)

Libero.id

Kredit: chelseafc.com

FC Metz menghabiskan 5 juta pounds untuk menandatangani Angban dari Chelsea. The Blues harus menjual sang pemain karena setelah diberi kesempatan di skuad utama tidak mampu menunjukkan penampilan yang memuaskan.

17. Jay Dasilva (2 juta pounds)

Menghabiskan masa remaja di akademi dengan gelar FA Youth Cup dan UEFA Youth League, Chelsea terpaksa menjual Dasilva ke Bristol City dengan 2 juta pounds. Sayang, dia sempat cedera yang mengharuskan absen cukup lama.

18. Ola Aina (9 juta pounds)

Libero.id

Kredit: chelseafc.com

Aina sebenarnya diizinkan bermain untuk Chelsea. Dia tampil 6 kali di bawah arahan Antonio Conte pada 2016/2017 saat The Blues memenangkan gelar Premier League. Kemudian, dia tampil bagus saat dipinjaman di Hull City dan Torino FC. Pemain internasional Nigeria yang mewakili Inggris di level junior itu lalu dikontrak Torino setelah ditebus 9 juta pounds pada akhir masa peminjaman. Sejauh ini dia telah membuktikan dirinya sebagai pemain reguler di Serie A.

19 Michael Hector (8 juta pounds)

Libero.id

Kredit: chelseafc.com

Hal yang luar biasa tentang karier Hector adalah dia lebih sering dipinjamkan oleh Reading (11 kali) daripada Chelsea (4 kali). Tidak jelas mengapa Chelsea mendatangkan bek tersebut seharga 4 juta pounds 2015. Sebab, dia tidak pernah bermain untuk The Blues.

Hebatnya, Chelsea menjual Hector ke Fulham dengan 8 juta pounds. Setelah itu, di bergabung dengan sejumlah tim lainnya. Pada usia 27 tahun Hector tercatat telah bermain untuk 16 klub berbeda.

20. Nathan (2,5 juta pounds)

Datang dari Brasil, Nathan telah berada di Chelsea selama 5 tahun. Dia dibeli 4,5 juta pounds dari Atletico Paranaense pada 2015. Tapi, dia tidak pernah membuat penampilan untuk Chelsea sehingga harus dipinjamkan ke empat klub berbeda. The Blues lalu menjualnya ke Atletico Mineiro dengan 2,5 juta pounds.

21. Mario Pasalic (13,5 juta pounds)

Libero.id

Kredit: chelseafc.com

Pasalic tidak pernah tampil di tim senior Chelsea sejak didatangkan dari Hajduk Split pada 2014. Gelandang internasional Kroasia itu lebih banyak dipinjamkan ke banyak klub, termasuk Atalanta Bergamo di Serie A. Tampil bagus di Atalanta membuat Frank Lampard mengizinkan dilakukannya transfer permanen 13,5 juta pounds.

Baca Berita yang lain di Google News




Hasil Pertandingan Chelsea


  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Opini

(500 Karakter Tersisa)

Artikel Pilihan




Daun Media Network