Selamat Ulang Tahun!

Kisah Chancel Mbemba, Pemain yang Punya Empat Tahun Kelahiran

"Ini mirip kasus pemain Timor Leste, Paulo Gali Freitas. Bikin bingung!"

Biografi | 22 January 2022, 20:14
Kisah Chancel Mbemba, Pemain yang Punya Empat Tahun Kelahiran

Libero.id - Sebelum transfer window musim dingin ditutup, FC Porto memastikan melepas mantan bek Newcastle United, Chancel Mbemba, karena alasan yang tidak biasa. 

Biasanya, seorang pemain sepakbola profesional akan didepak timnya karena performa yang buruk, cedera berkelanjutan, masalah disipilin, atau sejumlah hal negatif lainnya. Tapi, apa yang dialami Mbemba dengan Porto sangat aneh dan tidak normal. Klub papan atas Portugal itu melepas Mbemba karena keraguan tentang usianya. 

Kontrak pemain tim nasional RD Kongo itu sendiri akan habis pada akhir musim ini. Tapi, menurut  laporan dari Corriere de Manha, Porto tidak ingin memperbarui kontraknya.

Alasannya adalah klub tidak yakin tentang berapa umur Mbemba sebenarnya. Di atas kertas, bek tengah itu terdaftar sebagai pemain berusia 27 tahun. Tapi, dia sebenarnya bisa lima tahun lebih tua. tentu saja itu terkait dengan wajah Mbemba yang "boros".

Pada 2013, sebuah laporan dari CNN mengungkapkan bahwa Mbemba mempunyai dokumen yang mencurigakan tentang kapan dirinya lahir. Saat itu, mereka menemukan ada empat tanggal lahir Mbemba yang berbeda, mulai dari 1988 hingga 1994.

Untuk dua klub pertamanya di negara asalnya Kongo, Mbemba menyerahkan dokumen yang menyatakan dirinya lahir pada 1988. Tapi, kelahirannya kemudian telah berubah menjadi 30 November 1991 ketika bermain pada Kualifikasi Piala Afrika 2011.

7 Foto Sira Martinez, Atlet Berkuda Kekasih Ferran Torres

7 Foto Sira Martinez, Atlet Berkuda Kekasih Ferran Torres

Selanjutnya, saat memperkuat klub Belgia, Anderlecht,  Mbemba tercatat  lahir pada 8 Agustus 1994. Itu artinya dia berusia 21 tahun ketika menandatangani kontrak dengan Newcastle pada 2015.

Untuk membuat situasi semakin membingungkan, Mbemba telah melampirkan bahwa dirinya lahir pada 1990. Anehnya, dia juga mengaku telah menjalani tes tulang untuk membuktikan bahwa dirinya sebenarnya lahir pada 1994. Itu dilakukan sebelum dia pindah ke Inggris.

"Saya menjalani tes tulang dan, seperti yang saya dan teman-teman saya ketahui, hasilnya membuktikan berapa usia saya. Saya hanya keluar dan ingin bermain sepakbola, tidak ada informasi yang salah," kata Mbemba, dikutip The Mirror.

"Banyak yang telah dikatakan tentang tanggal dan tahun lahir saya, serta perbedaan usia. Saya membuktikan dengan tepat apa yang sebenarnya. Orang-orang di Afrika tahu, saya dan keluarga saya, teman-teman dan siapa saja yang tahu Chancel Mbemba tahu saya lahir pada 8 Agustus 1994. Itu saja yang penting," ungkap Mbemba. 

"Kadang-kadang di Afrika ketika orang melihat seseorang melakukannya dengan baik, mereka mencoba menjatuhkan atau membahayakan karier mereka. Saya bukan orang seperti itu. Saya punya teman dan keluarga dan saya tidak memiliki pikiran berbahaya di hati atau di kepala saya. Yang penting bagi orang-orang adalah apa yang saya lakukan di lapangan," tambah Mbemba.

Berhubung ada sejumlah klaim tentang Mbemba, FIFA kemudian meluncurkan penyelidikan atas masalah ini sembilan tahun lalu. Hasilnya, seorang pengurus di Asosiasi Sepakbola Kongo (FFDRC) mengakui tahun lahir Mbemba diubah menjadi 1991. Tujuannya, agar dia memenuhi syarat untuk Olimpiade 2012 di London.

Karena itu, FIFA kemudian memutuskan bahwa Mbemba memang lahir pada 1994, tapatnya pada 8 Agustus, di Kinshasa. Itu adalah ibu kota negara dan kota terbesar di wilayah yang dulu bernama Zaire. 

Mbemba sendiri bermain 59 kali untuk Newcastle ssebelum akhirnya diboyong  Porto pada 2018. Sempat bermain di Porto B, dia berhasil mencatatkan lebih dari 100 kali. AC Milan dilaporkan tertarik untuk mengontrak Mbemba. Tapi, kontroversi seputar usia membuat I Rossoneri mengurungkan niat.

(mochamad rahmatul haq/anda)




  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Foto


Opini

(500 Karakter Tersisa)
Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=tlW89xLCPLQ

Artikel Pilihan


Daun Media Network