Peringkat Malaysia di Ranking FIFA Naik, Kim Pan-gon Malah Tidak Senang, Ada Apa?

"Harusnya si senang ya bukan resah ?"

Berita | 22 June 2023, 04:19
Peringkat Malaysia di Ranking FIFA Naik, Kim Pan-gon Malah Tidak Senang, Ada Apa?

Libero.id - Pelatih Timnas Malaysia, Kim Pan-gon, malah resah melihat pasukannya mengalami kemajuan pesat.

Dia semakin khawatir ketika tahu ranking FIFA Harimau Malaya justru meningkat.

Timnas Malaysia berhasil naik dua tangga di ranking FIFA usai melibas Timnas Papua Nugini 10-0. Saat ini, mereka menempati ranking ke-136 setelah sebelumnya berada di tangga ke-138.

Malaysia berhasil mengantongi dua kemenangan selama FIFA Matchday Juni ini. 

Anak asuh Kim menghajar Timnas Kepulauan Solomon 4-1 pada Rabu (14/6/2023). Lalu, Papua Nugini dicukur habis 10-0 pada Selasa (20/6/2023). 

Kedua pertandingan tersebut digelar di Stadion Sultan Mizan Zainal Abidin, Kuala Terengganu, Malaysia. 

Melihat hasil tersebut, Kim justru resah. Dia khawatir ekspektasi semakin meningkat seiring dengan kemajuan tersebut.

Menurutnya, hal ini bisa menambah tekanan dan beban kepada Timnas Malaysia. Kim lantas mengimbau kepada para penggemar agar menurunkan sedikit ekspektasi mereka.

Pria asal Korea Selatan itu juga mengatakan masih ada kemungkinan Timnas Malaysia mengalami penurunan performa. Menurutnya, Faisal Halim dan kawan-kawan masih memiliki banyak kekurangan dengan sumber daya yang terbatas.

"Itu sesuatu yang saya khawatirkan. Ini yang selalu saya diskusikan dengan FAM (Persatuan Sepak Bola Malaysia). Saya pikir kami naik terlalu tiba-tiba, dalam hal peringkat juga naik tiba-tiba," tutur Kim seperti dilansir dari Makan Bola, Rabu (21/6/2023).

"Saya berkata, 'Ini bukan pertanda baik.' Jadi, para penggemar menetapkan harapan mereka terlalu tinggi. Suatu hari, itu bisa mempengaruhi kita," lanjutnya.

“Jadi, saya berharap semua orang menyadari kita memiliki sumber daya yang terbatas. Kita harus bersenang-senang satu sama lain untuk bersatu dan saling menyemangati," kata Kim.

"Apa pun yang terjadi, ketika kami menang, kami saling membantu. Saat kami kalah, kami saling menyemangati. Saya ingin melihat suasana di Malaysia di mana kami mempraktikkan filosofi di mana kami bersatu dan mendukung sebagai satu keluarga. Saya ingin melihatnya," tegas pria berambut gondrong itu.

"Jadi, saya sangat khawatir tentang ini. Jadi, kita perlu sedikit melambat. Malam ini ya, kami bersenang-senang tapi besoknya, kami tidak akan membicarakan 10-0 lagi," tandasnya.

(muflih miftahul kamal/muf)

Baca Berita yang lain di Google News




  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Opini

(500 Karakter Tersisa)

Artikel Pilihan


Daun Media Network