Selamat Ulang Tahun!

Kisah Mantan Pemain Man United Menangis Saat David Moyes Dipecat

"Pemecatan Moyes pada 2014 ternyata ditangisi pemain MU. Apa alasannya?"

Biografi | 04 November 2021, 13:16
Kisah Mantan Pemain Man United Menangis Saat David Moyes Dipecat

Libero.id - Mantan gelandang Manchester United, Marouane Fellaini, mengungkap sebuah rahasia di detik-detik pemecatan David Moyes pada 2014. Pemain Belgia itu menyebut ada air mata yang keluar dari para pemain. 

Moyes sendiri dipilih langsung oleh Sir Alex Ferguson untuk menggantikan dirinya sebagai pelatih pada Mei 2013 setelah memutuskan pensiun. Mantan pelatih Everton ketika itu menandatangani kontrak enam tahun dan diyakini Ferguson akan sukses di Old Trafford. 

Sayang, pelatih yang kini menukangi West Ham United itu dipecat setelah hanya 10 bulan bertugas. Dan, itulah yang membuat Fellaini sedih. Pasalnya, dia merupakan rekrutan pertama Moyes di klub setelah dibeli 27,5 juta pounds dari Everton.

"Saya sedih untuknya ketika dia dipecat karena saya tahu dia ingin membawa klub sukses. Dia membawa saya ke Inggris, lalu mengontrak saya ke Manchester United, salah satu klub terbesar di dunia. Saya tidak pernah bisa mengatakan hal buruk tentang dia," kata Fellaini kepada The Athletic.

Fellaini kemudian menyindir manajemen MU yang tidak sabar. "Saya sudah mengatakan ini sejak awal. Jika anda memberi Moyes waktu, dia akan membuat tim yang bagus. Saya telah menonton West Ham beberapa kali musim ini. Mereka menjadi tim yang sulit dikalahkan," ungkap Fellaini.

"Jika saya jujur, saya menangis ketika mengetahui Moyes kehilangan pekerjaannya di MU. Teman-teman lainnya juga. Saya pikir, dia akan bertahan untuk waktu yang lama," ucap pesepakbola yang kini membela Shandong Luneng itu.

10 Foto Sophie Christin, Menyebut Dirinya Penggemar Nomor 1 Arsenal

10 Foto Sophie Christin, Menyebut Dirinya Penggemar Nomor 1 Arsenal

"Itu adalah hari yang menyedihkan. Saya pergi ke kantornya untuk mengucapkan selamat tinggal, sebelum dia mengucapkan selamat tinggal kepada semua orang. Saya mengatakan kepadanya: 'Semoga berhasil'. Tapi, itu adalah waktu yang sulit bagi saya," kata Fellaini.

"Moyes adalah orang top. Dia memiliki hati yang besar. Itu sebabnya dia tidak akan pernah berhasil di MU. Itu karena terlalu baik," tambah gelandang berambut kribo itu.

Dari MU, Moyes kemudian memiliki tugas yang tidak sukses di Real Sociedad dan Sunderland, sebelum akhirnya berlabuh di West Ham di paruh kedua musim 2017/2018. 

Kontrak enam bulannya di London Stadium tidak diperpanjang. Tapi, dia kembali ke klub pada Desember 2019 dan akan berada di ruang istirahat untuk pertandingan ke-1.000 sebagai pelatih untuk pertandingan Liga Europa yang dijalani The Hammers melawan Genk, Jumat (5/11/2021) dini hari WIB.

Saat Moyes pergi, Fellaini bertahan di Old Trafford hingga Februari 2019. Ketika itu dia setuju bergabung dengan tim Liga Super China, Shandong Luneng. Dia membuat 177 penampilan di semua kompetisi untuk Setan Merah, mencetak 22 gol, dan membuat 12 assist. Dia juga memenangkan Piala FA, Piala Liga, Liga Europa, dan Community Shield.

(mochamad rahmatul haq/anda)




  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Foto


Komentar

(500 Karakter Tersisa)
Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=3HhTsB9sW4g

Artikel Pilihan