Selamat Ulang Tahun!

Kisah Marseille, Klub yang Jadi Harapan Prancis untuk Membendung Dominasi PSG

"Meski Lille juara bertahan, hanya Marseille yang diyakini bisa mengimbangi skuad bintang PSG."

Feature | 13 August 2021, 08:50
Kisah Marseille, Klub yang Jadi Harapan Prancis untuk Membendung Dominasi PSG

Libero.id - Kedatangan Lionel Messi dan beberapa bintang dunia lainnya ke Paris Saint-Germain (PSG) pada musim panas ini tidak membuat Marseille gentar. Rival abadi Les Parisiens di Ligue 1 itu mengaku justru bersemangat membalikkan ramalan.

Marseille telah mempersiapkan diri mereka untuk mengarungi musim ini dengan mendatangkan beberapa pemain baru untuk melengkapi skuad asuhan Jorge Sampaoli. Pemain-pemain yang didatangkan klub kebanyakan adalah pinjaman dari Inggris, pemain-pemain muda yang berbasis di Eropa, dan beberapa bakat Brasil.

Hasilnya, cukup bagus. Mereka menjalani semua pertandingan pemanasan pramusim tanpa kekalahan. Lima kemenangan dan dua skor imbang dikoleksi, termasuk menang atas juara Liga Eropa, Villarreal.

Kemudian, pada pertandingan pertama Ligue 1, pekan lalu, kemenangan 3-2 dihasilkan atas Montpellier. Di pertandingan itu, mereka sempat tertinggal 0-2 di babak pertama setelah Luan Peres bunuh diri dan aksi Gaetan Laborde.

Marseille bangkit di babak kedua. Jorge Sampaoli memasukkan pemain menyerang lainnya, Dario Benedetto, menggantikan pemain gelandang, pemain baru asal Brasil, Gerson.

Taktik Sampaoli itu bekerja dengan sempurna. Dimitri Payet yang sebelumnya diinstruksikan untuk fokus menyerang, bermain lebih jauh ke belakang dan lebih banyak ruang untuk bekerja menjemput bola. Secara statistik, Marseille jadi lebih mendominasi permainan.

10 Foto Mishel Gerzig, Model Cantik Israel Diperebutkan Neymar dan Cortouis

10 Foto Mishel Gerzig, Model Cantik Israel Diperebutkan Neymar dan Cortouis

Pemain sayap kiri jebolan La Masia, Konrad de la Fuente, memberikan umpan silang kepada Cengiz Under untuk mengubah skor menjadi 2-1. Kemudian Payet melakukan tendangan bebas melewati pagar yang dibangun dengan buruk dan masuk ke gawang. Lima belas menit waktu tersisa skor masih imbang 2-2.

Dan gol kemenangan yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Payet yang mendapat bola dari sisi kiri, berhasil lolos dari penjaganya dan membawa bola ke area penalti, memotongnya ke kanan, dan berhasil menendang bola melewati kiper lawan. "Pembeda," tulis akun Twitter resmi Marseille dengan foto Payet.

Sampaoli melompat kegirangan melihat timnya berbalik unggul dan para fans Marseille bersorak gembira. Sedangkan pendukung Montpellier terlihat tidak percaya timnya kini justru tertinggal.

Rentetan proyektil menghujani para pemain Marseille. Bahkan gelandang Marseille, Valentin Rongier, terlihat berdarah terkena serangan dari fans lawan. Setelah pertandingan dihentikan beberapa sesaat, wasit memutuskan untuk memulai kembali. Marseille berhasil mengamankan skor akhir dengan kemenangan. 

Mereka terlihat cukup percaya diri untuk memulai musim dengan gaya permainan Marseille yang baru. Ini penting karena Marseille adalah klub diharapkan menjadi penyeimbang PSG. 

Menurut Jordan Amavi, saat sesi latihan bulan lalu, Sampaoli berteriak kepada pemain mereka: โ€œLari sampai mati!โ€ Ini adalah bukti bahwa pelatih asal Argentina tersebut menerapkan pola latihan yang keras agar anak asuhannya bisa berjuang sampai peluit akhir.

Sampaoli sadar betul bahwa hanya kemenangan yang akan membuat fans Marseille bahagia. Pasalnya, para pendukung klub terkenal dengan "kebrutalan" aksi main hakim sendirinya. 

Fans memang sudah terbiasa dengan keributan dan gangguan yang mereka lakukan sendiri. Musim lalu contohnya. Mereka menyerbu dan menggeledah tempat latihan klub dan menyerang pemain dan mantan pelatih, Andre Villas-Boas. Itu sebagai protes atas kepemimpinan AVB, pemilik klub (Frank McCourt dan) presiden klub (Jacques-Henri Eyraud).

Sejak saat itu mereka ditenangkan dengan kedatangan Sampaoli dan beberapa pemain yang dinilai bisa mendongkrak performa tim. Dengan sentuhan Sampaoli yang terlihat sukses, musim ini akan sulit untuk memprediksi juara liga. Bahkan, lebih sulit dari musim lalu.

(diaz alvioriki/anda)




  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Foto


Komentar

(500 Karakter Tersisa)
Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=S9ONOZzRnjU

Artikel Pilihan