Selamat Ulang Tahun!

Rio Ferdinand: Sudah Waktunya Sterling Unjuk Kebolehan di Sisi Inggris

"Sterling dianggap bisa karena sosok apa adanya."

Feature | 21 June 2021, 19:30
Rio Ferdinand: Sudah Waktunya Sterling Unjuk Kebolehan di Sisi Inggris

Libero.id - Dalam wawancara terbaru dengan Rio Ferdinand, legenda Manchester United itu merasa bangga dengan Raheem Sterling. Ferdinand juga mengagumi tentang bagaimana Sterling selalu bekerja sangat keras dan mencari cara untuk meningkatkan kualitasnya.

Ferdinand menilai permainan Sterling bersama Inggris musim panas ini bisa menjadi sedikit beban setelah musim yang berat bersama Manchester City, walau Sterling mencetak gol kemenangan The Three Lions saat mengalahkan Kroasia. "Ini saya dan saya kembali sekarang," ucap Sterling usai pertandingan lawan Kroasia, dikutip BBC.

Ferdinand sepertinya sangat mengamati performa pemain Man City itu. Banyak sekali harapan yang dia harapkan kepada Sterling saat tim BBS Sport menemuinya.

"Saya mengirim SMS kepadanya pada pagi hari sebelum pertandingan itu untuk mendukungnya. Dia adalah orang yang sedikit berkata-kata dalam hal membalas SMS, tetapi saya menyukai jawabannya yang hanya ‘sudah waktunya’,” ungkap Ferdinand.

"Dan, inilah waktunya karena dia mencetak gol kemenangan. Itu adalah gol pertamanya di kompetisi internasional di Euro 2020. Itu adalah momen yang indah baginya," lanjut Ferdinand.

"Saya tidak mengerti mengapa dia bukan menjadi favorit penggemar untuk Inggris, karena sebagai pesepakbola dia tidak punya apa-apa untuk dibuktikan," timpalnya.

"Anda hanya perlu melihat out-putnya bersama Manchester City dan juga negaranya untuk melihat betapa pentingnya dia sebagai pemain untuk keduanya," paparnya.

Selama tiga musim terakhir, dia memiliki keterlibatan gol lebih banyak untuk klubnya daripada siapapun di skuad Inggris dengan lebih dari 100 gol. Capaian itu melebihi raihan dari Jadon Sancho bersama0 Borussia Dortmund dan Harry Kane di Tottenham Hotspur.

Selain itu, Sterling telah mencetak 12 gol dalam 18 pertandingan terakhir bersama Inggris. Salah satunya gol Sterling di Euro sejauh ini.

Seperti pemain lain pada umumnya, penampilan Sterling tentu saja bisa naik-turun. Tetapi, dalam hal kualitas dan visi bermainnya, dia tidak perlu dipertanyakan.

Raheem Sterling telah tumbuh menjadi figure apa adanya

Sterling sekarang baru berusia 26 tahun dan dia telah menunjukkan kedewasaannya dalam banyak cara yang berbeda di dalam dan di luar lapangan.

"Ketika dia berbicara, dia sangat tulus dan jujur. Selama bertahun-tahun dia cukup menjaga kehidupan pribadinya, tetapi dia tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk berbicara tentang isu-isu penting seperti diskriminasi dalam permainan," cetus Ferdinand.

Tapi, Raheem tidak muncul begitu saja dan mulai berbicara tentang kesetaraan ras dan topik seperti itu. Dia telah tumbuh menjadi dirinya.

"Saya pikir butuh waktu dan kepercayaan diri Anda sendiri tentang warna kulitnya. Pertama, untuk mengetahui di mana Anda berada, dan kemudian untuk keluar dan membicarakannya. Dia telah berbicara dengan sangat fasih dan kadang-kadang cukup keras, dan memang demikian dirinya," timpal Ferdinand.

Ferdinand melihat kepercayaan diri itu ketika Sterling bermain. Seperti saat melawan Kroasia, Sterling tidak terlihat seperti pemain yang menghabiskan beberapa minggu terakhir musim ini di bangku cadangan Man City.

Seperti tim Inggris lainnya, Sterling merasa jauh lebih sulit melawan Skotlandia di pertandingan kedua fase grup. Tetapi, itu semua adalah bagian dari turnamen yang harus mereka lakoni.

"Saya mengalami hal yang persis sama selama era saya bermain untuk Inggris. Ketika kami akan bermain dan orang-orang mengatakan 'Anda tidak melakukan ini'. Saya hanya akan berpikir ‘kami akan mencoba’."

Hal itu menurut Ferdinand adalah kondisi yang sedang Sterling alami saat ini. Tidak bisa dibenarkan bahwa satu penampilan buruk akan menjatuhkannya sepanjang turnamen.

Sterling cukup berpengalaman untuk memahami bahwa itu hanya penilaian orang dalam satu pertandingan. Dan, Ferdinand menantikan bangkitnya Sterling saat melawan Republik Ceko.

Bagi pemain Inggris mana pun, Wembley selalu terasa istimewa. Bukan hanya bagi pemain dari London. Tetapi, itu adalah bagian dari struktur permainan yang diterapkan pesepakbola Inggris.

Jika kita amati, terdapat sebuah tato di lengan bawah Sterling yang menunjukkan dia sebagai seorang anak yang melihat stadion dengan nomor 10 di bajunya. Yang diartikan Sterling adalah dirinya berharap untuk menjadi Raja Wembley suatu hari nanti.

Semoga saja, Sterling dapat segera bangkit dan menjawab semua harapan yang kini ada di pundaknya. Paling dinantikan dalam waktu dekat adalah Sterling dapat membantu Inggris mengangkat Trofi Euro tahun ini.

(diaz alvioriki/yul)




  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Foto


Komentar

(500 Karakter Tersisa)
Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=HgyPUs_08U4

Artikel Pilihan