Harry Kane Makin Gacor hingga Cetak Rekor, kini Tinggal Trofi yang Kurang

"Kira-kira Spurs juara di akhir musim ini."

Analisis | 20 August 2022, 20:50
Harry Kane Makin Gacor hingga Cetak Rekor, kini Tinggal Trofi yang Kurang

Libero.id - Setelah golnya melawan Wolverhampton Wanderers, Harry Kane sekarang berada di urutan keempat dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Liga Premier.

Striker Tottenham Hotspur itu telah menyalip legenda Manchester City, Sergio Aguero, pada gol Liga Premier dan kini telah mencetak 250 di semua kompetisi untuk Spurs menyusul sundulannya melawan Wolves, 1-0, pada Sabtu (20/8/2022) malam WIB.

Kapten Inggris itu menyundul bola dari sepak pojok untuk membuka skor di babak kedua dan golnya menjadi penentu kemenangan di laga-laga awal Liga Inggris di Stadion Tottenham Hotspur.

Gol Kane adalah yang ke-185 di Liga Premier, yang berarti dia memiliki satu gol lebih banyak dari Aguero, meskipun striker Spurs itu telah bermain dalam 10 pertandingan lebih banyak daripada pemain Argentina tersebut.

Pemain berusia 29 tahun itu sekarang berada di urutan keempat dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Liga Inggris, di belakang Andy Cole (187), Wayne Rooney (208) dan Alan Shearer (260).

Selain itu, gol Kane melawan Wolves adalah yang ke-250 di semua kompetisi untuk Spurs. Kane hanya membutuhkan 17 gol lagi untuk melampaui Jimmy Greaves yang legendaris sebagai pencetak gol terbanyak klub sepanjang masa.

Sementara itu, dua gol sang striker pada 2022/2023 sangat penting bagi Tottenham, dengan kemenangan melawan Wolves menyusul gol penyama kedudukan akhir pekan lalu dalam hasil imbang 2-2 di Chelsea.

Gol Kane ke gawang Wolves makin lengkap, karena gol semata wayang itu membawa Spurs meraih gol ke-1.000 di laga kandang. Keberhasilan ini tentu saja memotivasi perjuangan tim asuhan Antonio Conte, khususnya Kane dalam mencetak gol lebih banyak lagi bersama Spurs di segala ajang musim ini.

Kane boleh saja menginginkan itu, tapi Kane tentu tak boleh lupa bahwa ambisinya adalah memenangi trofi bergengsi. Apalagi, kalau bukan trofi Liga Premier. Alasan itu pula yang membuatnya ingin meninggalkan Spurs musim panas lalu (ke Manchester City), walau harapan itu tak terealisasi.

Baca Berita yang lain di Google News




  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Opini

(500 Karakter Tersisa)

Artikel Pilihan


Daun Media Network