Selamat Ulang Tahun!

Peringkat 5 Selebrasi Kontroversial di Sepakbola

"Nomor 5 paling banyak diingat fans sepakbola."

Analisis | 27 May 2022, 22:19
Peringkat 5 Selebrasi Kontroversial di Sepakbola

Libero.id - Perayaan timnas Amerika Serikat dalam Piala Dunia Wanita mendapat kecaman, terutama saat kemenangan mereka, 13-0, atas Thailand. Mereka dituduh melakukan selebrasi berlebihan melawan tim yang jauh lebih lemah.

Minggu ini, giliran striker Alex Morgan yang menjadi sorotan dengan selebrasi lucunya menyusul golnya ke gawang Inggris. Dia menirukan gaya menyeruput secangkir teh, merujuk pada Boston Tea Party dan dianggap mengolok-olok sebuah klub Inggris.

Apakah selebrasi Morgan pantas menjadi bahan pembicaraan masih bisa diperdebatkan, tapi dia bukan satu-satunya pemain di dunia sepakbola yang menimbulkan kontroversi dengan kejenakaan pasca-golnya.

Berikut 5 selebrasi gol lainnya yang menimbulkan kontroversi besar.

#1. Sam Clucas

Baik Ellen White dan Dele Alli terkenal karena menggunakan selebrasi yang melibatkan gerakan tangan dan mata, tetapi gelandang Sam Clucas mendapatkan masalah pada Februari 2018. Dia melakukan selebrasi serupa setelah mencetak gol untuk Swansea dalam kemenangan 3-1 atas Arsenal.

Clucas berlari ke arah kamera dan membuat gerakan "memata-matai" dengan tangan kanannya yang tampak tidak berbahaya, tetapi selebrasi itu dianggap sebagai gestur promosi untuk salah satu situs web pornografi.

Situs web yang terkenal mengumpulkan video porno dengan pengisi suara yang menceritakan aksi dengan aksen Yorkshire yang kental itu dituduh merendahkan perempuan. Ketika selebrasi Clucas dikaitkan dengan situs tersebut, dia langsung dikutuk oleh media.

FA menyatakan bahwa mereka telah menyelidiki selebrasi itu. Sementara Swansea mengklaim bahwa Clucas tidak sepenuhnya menyadari tentang situs internet itu. Beberapa hari kemudian, sang pemain meminta maaf.

Anehnya, terlepas dari fokus media pada Clucas, dia bukan satu-satunya orang yang merujuk ke salah situs web dalam selebrasinya. Pemain Southampton, Charlie Austin dan Jack Stephens, juga tampak meniru gerakan serupa. Sementara petinju Kell Brook juga melakukannya selama wawancara.

#2 Emmanuel Adebayor

Mencetak gol melawan klub lama Anda akan menjadi sedikit kontroversial, dan seringkali sulit bagi pemain untuk menemukan cara yang tepat untuk merayakannya.

Beberapa pemain menolak untuk merayakan gol melawan klub mereka sendiri dan mendapati mereka dalam masalah dengan penggemar karena melakukannya. Jadi, gerakan sederhana mungkin sudah cukup.

Namun, Emmanuel Adebayor tidak melakukan keduanya ketika dia mencetak gol untuk klub barunya, Manchester City, melawan Arsenal pada 2009.

Adebayor telah menerima banyak pelecehan dari penggemar The Gunners karena pindah ke Etihad, sebagian besar tuduhan mengarah kepada keserakahan setelah Adebayor menerima mahar dari Man City sebesar 25 juta pounds (Rp 459 miliar).

Namun, dalam benak striker Togo itu, Arsenal hanya menerima tawaran untuknya, dan dia tidak pantas menerima pelecehan itu, terutama karena rekannya sesama mantan pemain Arsenal, Kolo Toure, telah mendapatkan sambutan yang meriah dari penonton.

Jadi, ketika dia mencetak gol sebagai bagian dari kemenangan 4-2 untuk The Citizens, dia memutuskan untuk berlari di sepanjang lapangan dan berlutut untuk mengejek para penggemar Arsenal. Aksi itu tentu saja menimbulkan kekacauan, hingga Adebayor didenda 25.000 pounds (Rp 459 juta) oleh FA dan dilarang bermain dua pertandingan.


(diaz alvioriki/yul)

Selanjutnya



  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Foto


Opini

(500 Karakter Tersisa)
Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=q-xrN5SVU2s

Artikel Pilihan


Daun Media Network