Inilah Misi Tammy Abraham di Liga Konferensi Eropa Bersama AS Roma

"Meski hanya ajang kelas tiga, ini lebih baik daripada tidak sama sekali."

Biografi | 03 May 2022, 07:09
Inilah Misi Tammy Abraham di Liga Konferensi Eropa Bersama AS Roma

Libero.id - Tammy Abraham adalah salah satu pemain muda berbakat lulusan Akademi Chelsea. Kemudian, bermain untuk tim senior The Blues selama lima musim dengan beberapa kali dipinjamkan. Sekarang, Abraham membela AS Roma dan berpotensi mendapatkan trofi Liga Konferensi Eropa.

Setalah tampil 58 kali untuk Chelsea dan mencetak 21 gol, penyerang Inggris itu memiliki klub baru. Pada bursa transfer musim panas 2021, dia sempat menjadi rebutan dua klub besar, yaitu Arsenal dan Roma. Tapi, kemudian pria berusia 24 tahun itu memilih ikut Jose Mourinho.

Sejauh musim ini, Abraham mencetak sejumlah gol di berbagai kompetisi. Dirinya berkembang menjadi anak emas andalan pelatih asal Portugal itu. Bahkan, Abraham berpotensi menyumbang piala setelah Roma tampil di semifinal Liga Konferensi Eropa.

"Ini (Liga Konferensi Eropa) adalah kompetisi yang menarik dengan beberapa tim bagus. Jadi, tidak ada alasan bagi kami untuk tidak memenangkannya. Kami akan bermain di depan fans kami (pada leg kedua semifinal), dan kami harus memanfaatkannya," ujar Abraham, dilansir Football Italia.

Abraham sebenarnya adalah bagian utama dari rencana Chelsea di bawah Frank Lampard. Tapi, perannya hilang di bawah Thomas Tuchel. Penampilan terakhirnya di bawah pelatih asal Jerman itu terjadi pada Februari 2021 dan dia sama sekali tidak tampil di final Liga Champions maupuan Piala FA. 

Akibatnya hal itu. Abraham kemudian pindah ke Roma pada musim panas. Dia menjalani musim debut yang brilian, mencetak 24 gol. Dalam sejarah klub, tidak ada yang mengantongi lebih banyak gol di musim pertama selain Abraham.

"Saya ingin berada diluar Liga Premier. Saya merasa seperti saya memiliki poin untuk dibuktikan lagi. Saya ingin melakukannya dengan baik, pergi dari Inggris, dan membuktikan bahwa Chelsea salah karena tidak memainkan saya. Dan, sebagai anak muda yang mencoba pindah negara, ini tidak pernah mudah, terutama ke liga yang tidak terlalu saya kenal," kata Abraham.

"Saya memiliki beberapa opsi. Ada Arsenal juga. Tapi, tidak pernah hitam dan putih dan saya hanya berbicara dengan Mourinho serta Roma, direktur olahraganya. Mereka memiliki ambisi dan tujuan," tambah Abraham.

"Mereka ingin klub mencapai target tertentu. Mereka tidak memenangkan trofi untuk sementara waktu dan mereka tidak melakukannya dengan baik di liga seperti yang mereka inginkan," lanjut Abraham.

"Ini tentang melihat sebuah visi dan bagaimana saya bisa mengatakannya? Ini seperti apa yang dilakukan Newcastle United. Membangun kembali. Saya bisa melihat Mourinho menginginkan saya dan dia percaya pada saya. Ini adalah tempat terbaik untuk saya. Syukurlah saya sudah melakukannya," ungkap Abraham.

Jika pada akhirnya Abraham bisa membawa Roma menyingkirak The Foxes di leg kedua, tampil di final, dan juara, ini akan emnjadi pencapaian yang sangat layak dibanggakan.

(atmaja wijaya/anda)

Baca Berita yang lain di Google News




  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Opini

(500 Karakter Tersisa)

Biografi

Artikel Pilihan




Daun Media Network